Takengon Tak Sedingin Dulu, Dulu Dingin Banget

Awal tahun 2024 lalu, saya dan istri pergi ke kota takengon dalam rangka bulan madu (honeymoon) ๐Ÿ˜

Takengon Tak Sedingin Dulu, Dulu Dingin Banget
Salah satu momen yang diabadikan lewat foto ๐Ÿ˜

Perjalanan kami dari kota lhokseumawe menuju kota takengon membutuhkan waktu 2,5 jam dengan menggunakan sepeda motor.

Alhamdulillah selama di perjalanan gak ada masalah, semuanya baik2 saja. Selama di perjalanan, kami juga sempat singgah di warung kopi sambil meregangkan kaki yang sudah kebas ๐Ÿ˜

Serulah pokoknya!

Begitu sampai di pusat kota takengon, hal pertama kali yang kami lakukan adalah mencari penginapan.

Sebenarnya kami sudah cari tahu kok penginapan mana yang paling pas untuk kami. Setelah membanding2kan, akhirnya kami sepakat untuk memilih penginapan Depik Inn, sebuah homestay yang berlokasi di pinggir danau lut tawar.

Suasana Malam di Kota Takengon


Tak terasa hari pun memasuki sore hari. Suasana yang awalnya hangat, kini berubah menjadi sejuk yang disertai gerimis. Jalan yang sebelumnya ramai, kini perlahan sepi.

Di malam harinya, saya mulai gerah dan kepanasan. Aneh ya. Padahal kami sedang berada di dataran tinggi yang dikelilingi oleh gunung2 besar.

Secara logika harusnya kami merasakan kedinginan, bukannya kepanasan ๐Ÿ˜

Pagi harinya, tetap dingin sih. Tapi saya tidak menemukan rasa sejuk yang sama seperti beberapa tahun silam.

Dulu, jam 7 pagi saja, masih ada uap yang keluar dari mulut karena saking dinginnya. Dinginnya tuh sampai menusuk ke tulang.

Dulu kalau mau tidur malam, harus pakai jaket dilapisi selimut pula. Sekarang, saya harus tidur dengan bertelanjang dada biar bisa merasakan sejuknya malam.

Mandi pagi pun gak seperti dulu. Dulu airnya harus direbus, kini gak perlu direbus lagi kalau mau mandi.

Pokoknya, kota takengon gak dingin seperti dulu.

Kenapa Takengon Sudah Tak Dingin?


Satu hal yang paling mencolok yakni banyaknya pembangunan di takengon. Rumah, hotel, wisma, homestay kini ada di mana2.

Dulu takengon didominasi oleh perkebunan, hutan, dan penghijauan.

Apa karena pembukaan lahan atau hutan? Atau karena disebabkan oleh pemanasan global? Cuma Allah yang tahu ๐Ÿ˜Œ

Takengon adalah Kampung Mama Saya


Alasan kenapa saya berani bilang takengon gak sedingin dulu karena takengon adalah kampung halaman mama saya. Tepatnya di desa blang kolak 1, persis di tengah2 kota.

Fyi dekat dengan pacuan kuda ๐Ÿ˜

Dari kecil saya sudah sering dibawa ke rumah nenek.

Takengon Tak Sedingin Dulu, Dulu Dingin Banget
Jaman dulu: 2016 kalau gak salah.

Saya ingat persis bagaimana situasi dan kondisi kota takengon dulu seperti apa. Dan bisa membandingkannya dengan keadaan yang sekarang.
Arief Ghozaly
Arief Ghozaly Main blog sejak 2015. Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) 2012. Suka kopi, menulis, dan membaca.

Posting Komentar untuk "Takengon Tak Sedingin Dulu, Dulu Dingin Banget"

Traktir Kopi!