Blogger Sudah Sepi Peminat karena Google Sendiri, Kok Bisa?
Blogging gak seperti dulu ๐ Dulu tepatnya di rentang tahun 2012 sampai 2020, baik itu blog kecil maupun blog lama (tua) bisa saling "sikut" di halaman pertama Google.
Masalahnya adalah momen2 seperti itu tidak akan terulang lagi.
Ada rasa kebanggaan tersendiri kalau kita bisa menyaingi, bahkan mengalahkan blog pesaing di hasil penelusuran Google.
Sekarang mayoritas artikel (postingan) yang muncul di Google didominasi oleh situs atau website perusahaan ternama.
Yang lebih parahnya lagi ialah situs web yang seharusnya mengabarkan berita hari ini juga ikut memuat artikel "tutorial".
Gak sampai di situ, situs pemerintah daerah (pemda) pun ikut2an merilis artikel tutorial. Padahal fungsi dan tujuan situsnya terfokus pada berita dan informasi soal daerah pemerintahannya. Kenapa publikasi postingan tutorial?!
Yang terakhir, yang paling GONG ialah banyak artikel blog2 di luar sana yang sulit sekali diindex (terbaca/muncul) di hasil penelusuran Google.
Buktinya blog ini sendiri. Artikel yang dipublikasikan sudah 46 konten tapi yang terindex di Google hanya 5 buah artikel.
Ya Allah, cobaan apalagi ini...
Ya itu, apalagi kalau bukan karena update algoritma ๐
Oleh sebab itu jangan heran kalau ramai yang enggan main blog lagi. Rasanya tuh sia2 cuy! Capek tulis artikel, mana kita ahli di bidang yang kita tulis, tapi tulisan (konten) kita dikalahkan sama web2 besar!
Ngapain buang2 waktu untuk hal yang merugikan terus menerus? Iya kan? Kenapa ya Google gak berpikir sampai segininya?
Kalau hal ini terus berlanjut, gak ada perubahan sama sekali, siap2 blogger.com ditinggalkan selamanya oleh para penggunanya.
Logika aja ya, untuk apa Google menyediakan platform menulis blogger.com tapi tidak "mensejahterakan" para penggunanya sendiri?
Rasa2nya tuh dianak-tirikan oleh ibu kandungnya sendiri ๐
Sampai di sini, siapa yang salah? Google.
Update algoritma dengan alasan memprioritaskan konten berkualitas tapi dampaknya ke blog2 kecil.
Oh artikel singkat dianggap "low value content" kah? Artikel pendek atau singkat bukan berarti artikel gak berkualitas, karena yang terpenting "isinya" tersampaikan ke para pembaca.
Hayo kamu Google, mau alasan apalagi?




Posting Komentar untuk "Blogger Sudah Sepi Peminat karena Google Sendiri, Kok Bisa?"
Silakan komentar dengan cara login: (1.) akun google, (2.) anonim, atau (3.) nama (url). Terima kasih!