Ketika Motor Ibu Digadai, Awalnya Minta Pinjam Sehari

Sering pinjamin motor ke keluarga, teman, dan pacar? Tolong dikurang2in ya. No! Bukannya pelit. Tapi mencegah hal2 yang gak diinginkan.

Ketika Motor Ibu Digadai, Awalnya Minta Pinjam Sehari
Sumber gambar: fusebox (youtube)

Saya ada ceritanya nih, berdasarkan pengalaman keluarga ๐Ÿ˜ Ceritanya bermula ketika motor ibu saya dipinjam saudara karena katanya motornya mogok di rumah.

Pinjam sehari katanya. Besoknya ditunggu gak balik2 juga. Hmm... ๐Ÿ˜

Sehari, seminggu, sebulan, sampai berbulan2 pun masih belum dibalikin juga. Penasaran dong kenapa? Ada apa?

Selama periode berbulan2 tsb, ibu saya konfirmasi ke ybs kok kenapa gak dibalikin juga. Alasannya banyak banget seperti belum sempat ke rumah lah, besok lah, pinjam sehari lagi lah, dll.

Singkat cerita, dipaksa ngaku dan dicari tahu tuh! Baru lah ketahuan kalau motor orang tua saya digadai ke orang lain senilai Rp 3 juta atau Rp 4 juta.

Mau gak mau terpaksa ibu saya tebus terlebih dahulu karena sedari awal motor tsb memang dipakai untuk harian. Kalau gak salah uangnya diganti sih. Tapi meski begitu tetap ada perasaan dongkol ke pelaku.

O iya, motor ini terawat banget. Mulus! Sama sekali gak lecet. Tapi begitu ditebus dan motor balik ke rumah, keadaannya kacau banget! Banyak bagian motor yang lecet, suara mesin kasar, dan kotor di mana2.

Siapa yang Boleh Pinjam Motor Kita?


Saya pribadi sih hanya boleh dipinjamkan ke kedua orang tua.

Saudara kandung? Boleh2 saja kok asalkan ekonominya baik. Kenapa? Semisal terjadi apa2 gampang bagi mereka untuk ganti rugi ke kita. Gak ada drama atau istilah "gak ada uang".
Arief Ghozaly
Arief Ghozaly Main blog sejak 2015. Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) 2012. Suka kopi, menulis, dan membaca.

Posting Komentar untuk "Ketika Motor Ibu Digadai, Awalnya Minta Pinjam Sehari"

Traktir Kopi!