Cerita Diteror Home Credit karena Nomor HP Bekas Pakai
Pernah diteror pinjaman online (pinjol) karena tagihan menunggak padahal gak pernah pinjol? Itulah yang saya alami kemarin...! ๐
Cerita ini bermula di awal tahun 2022, di mana saya mengganti nomor ponsel karena satu alasan tertentu. Baik kartu yang lama dan terbaru, keduanya sama2 dari provider Telkomsel. Awalnya 0821 diganti ke 0813.
Sebulan pemakaian gak ada masalah tuh. Begitu masuk bulan kedua dan ketiga, mulai tuh saya diteror sama pihak Home Credit.
Pada saat dihubungi pertama dan kedua kalinya, saya sudah berusaha menjelaskan kalau nomor ponsel yang saya pakai ini merupakan No. HP cantik yang saya beli lewat Facebook. Harganya Rp 250,000,- Masih disegel pula. Pemakaiannya juga baru 2 bulan.
Masalahnya penagih utang dari pihak Home Credit gak peduli. Mereka terus meneror saya. Bahkan di jam sholat pun diteror.
Karena sudah terlalu kesal, saya block tuh semua nomor yang masuk.
Jujur diteror itu gak enak. Rasanya tuh gerah, bro! Hak saya juga dong mau blokir siapa juga ๐ Apalagi gak ada sangkut pautnya dengan saya.
Sampai2 saya melaporkan kejadian ini ke pihak Telkomsel lewat Twitter/X.com. Responnya? Ya, begitu. Template ๐
Jika nomor HP, ponsel, atau telepon sudah tidak terpakai/aktif lagi karena masa tenggangnya sudah habis, tolong dong dimatikan secara permanen...!
Korbannya saya nih, yang gak tau apa2 ikut2an diteror sama pinjaman online!
Pas lagi buka Twitter/X.com, eh tiba2 nemu postingan begini:
Wah, agak syok dong! Mereka menawarkan pelayanan dan jasa fitur No Spam dengan biaya mingguan dan bulanan!
Logika aja nih ya. Berarti selama ini mereka bisa saja mengatasi permasalahan yang kita alami selama ini tapi malah "angkat tangan". Dan dengan entengnya... dibisniskan! Wow!
Saya tahu itu hak kalian untuk menagih hutang dari nasabah kalian. Faktanya memang itu uang kalian. Saya juga marah kok kalau uang yang saya pinjamkan gak dibalikin sama orang.
Tapi tolong lah, jangan terlalu membabi-buta. Akal sehatnya dipakai juga. Tengah malam yang seharusnya saya gunakan untuk beristirahat jadi terganggu dengan nada dering panggilan dari penagih kalian.
Akhir kata, bodo amat. Semuanya saya blokir tanpa tersisa satu pun ๐
Cerita ini bermula di awal tahun 2022, di mana saya mengganti nomor ponsel karena satu alasan tertentu. Baik kartu yang lama dan terbaru, keduanya sama2 dari provider Telkomsel. Awalnya 0821 diganti ke 0813.
Sebulan pemakaian gak ada masalah tuh. Begitu masuk bulan kedua dan ketiga, mulai tuh saya diteror sama pihak Home Credit.
Pada saat dihubungi pertama dan kedua kalinya, saya sudah berusaha menjelaskan kalau nomor ponsel yang saya pakai ini merupakan No. HP cantik yang saya beli lewat Facebook. Harganya Rp 250,000,- Masih disegel pula. Pemakaiannya juga baru 2 bulan.
Masalahnya penagih utang dari pihak Home Credit gak peduli. Mereka terus meneror saya. Bahkan di jam sholat pun diteror.
Karena sudah terlalu kesal, saya block tuh semua nomor yang masuk.
Jujur diteror itu gak enak. Rasanya tuh gerah, bro! Hak saya juga dong mau blokir siapa juga ๐ Apalagi gak ada sangkut pautnya dengan saya.
Sampai2 saya melaporkan kejadian ini ke pihak Telkomsel lewat Twitter/X.com. Responnya? Ya, begitu. Template ๐
Pesan untuk Telkomsel...
Jika nomor HP, ponsel, atau telepon sudah tidak terpakai/aktif lagi karena masa tenggangnya sudah habis, tolong dong dimatikan secara permanen...!
Tolong banget. Jangan sampai diaktifkan ulang (reactive) oleh pengguna lainnya.
Korbannya saya nih, yang gak tau apa2 ikut2an diteror sama pinjaman online!
Update: 18 Oktober 2022
Pas lagi buka Twitter/X.com, eh tiba2 nemu postingan begini:
The country’s most prolific SMS spammer is offering a spam protection service for a fee. “Pay us to avoid getting spammed” sounds a lot like those “private neighborhood protective services”, if you know what I mean ๐คช pic.twitter.com/fWNRW3GN8a
— Nuice Media (@nuicemedia) October 18, 2022
Wah, agak syok dong! Mereka menawarkan pelayanan dan jasa fitur No Spam dengan biaya mingguan dan bulanan!
Logika aja nih ya. Berarti selama ini mereka bisa saja mengatasi permasalahan yang kita alami selama ini tapi malah "angkat tangan". Dan dengan entengnya... dibisniskan! Wow!
Pesan untuk Home Credit...
Saya tahu itu hak kalian untuk menagih hutang dari nasabah kalian. Faktanya memang itu uang kalian. Saya juga marah kok kalau uang yang saya pinjamkan gak dibalikin sama orang.
Tapi tolong lah, jangan terlalu membabi-buta. Akal sehatnya dipakai juga. Tengah malam yang seharusnya saya gunakan untuk beristirahat jadi terganggu dengan nada dering panggilan dari penagih kalian.
Akhir kata, bodo amat. Semuanya saya blokir tanpa tersisa satu pun ๐



Posting Komentar untuk "Cerita Diteror Home Credit karena Nomor HP Bekas Pakai"
Silakan tinggalkan komentar teman2 di bawah ini dengan cara login Akun Google, Anonim, atau Nama (URL) ✍️