Nikah dengan Cewek Aceh: Mayam Tinggi, Harga Emas Mahal
Pernah ada yang curhat ke saya, begini katanya:
"Gak apa2 zal. Nanti aku cari calon istri dari suku gayo (aceh tengah) atau jawa saja. Mereka itu hitungannya masih gram. 10 gram pun diterima dengan senang hati. Katanya 10 gram pun sudah tinggi. Jujur kalau maharnya 'mayam' aku gak kuat zal."
Tentu respon saya kala itu adalah "setuju!"
Iya dong! Apalagi yang bisa saya jawab? Harga emas naik gila2an, diperparah patokan "mayam" gak turun2 menyesuaikan harga emas sekarang. Iya kan?
Coba kita tarik ulur sebentar.
Dulu di tahun 2010 dengan gaji upah minimum sebesar Rp 1,5 jutaan, kita sudah bisa membeli emas 1 mayam senilai Rp 1,3 jutaan. Singkatnya, satu kali gaji sama dengan 1 mayam emas.
Sekarang hal itu gak bisa terulang lagi.
Saat ini gaji UMP di Aceh sudah berada di kisaran angka Rp 3,932,552,- tapi harga emas 1 mayamnya sudah berada di angka Rp 8,102,000,-
Rasanya sangat ketimpangan sekali.
Di masa sekarang, menikahi wanita Aceh sudah semakin sulit. Dipersulit lagi apabila dari pihak keluarga wanitanya tidak mau menurunkan patokan mahar menyesuaikan harga emas sekarang yang semakin mahal.
Saya pun yakin, banyak yang sudah sadar kalau kebanyakan pihak keluarga wanita tidak peduli dengan harga emas yang semakin mahal. Pokoknya harus sesuai "pasaran". Kalau normalnya 15 mayam, maka tetap 15 mayam ๐
Mari kita perjelas lagi.
Coba teman2 bayangkan, harga emas 1 mayam hari ini sudah di angka Rp 8,102,000,- sedangkan rata2 mahar gadis Aceh ada di kisaran 10 hingga 15 mayam.
Jika 15 mayam yang dipatok, maka dari pihak pria wajib membeli dan/atau menyediakan emas senilai Rp 121,530,000,-
Harga beli emas senilai Rp 121,530,000,- di atas belum termasuk biaya sewa gedung untuk resepsi pernikahan, dekor pelaminan, beli isi kamar, seserahan (peuneuwoe), katering atau masak sendiri, undangan, tunangan, souvenir, baju pengantin, transportasi, peusijuek, dan lainnya.
Kasihan teman2 kita yang serius mau menikah tapi dipersulit oleh tingginya mahar dan mahalnya emas. Apalagi kalau alasannya dijadikan tolok ukur "keseriusan" seorang laki2.
AI Google pernah berkata:
Pengertian apa itu mayam adalah satuan tradisional berat emas di Aceh, di mana 1 mayam setara dengan 3,33 gram emas murni.
Uniknya masing2 daerah punya karakteristiknya sendiri. Di kota Banda Aceh 1 mayam berarti 3,33 gram emas. Di kota Lhokseumawe hitungannya 3,00 gram emas (dibulatkan).
O iya, nilai mahar pada mayam mengikuti perkembangan harga emas hari ini. Jika harga emas per gram naik maka nilai per mayamnya juga ikut naik.
Jadi apa kesimpulan dari artikel ini? TIDAK ADA. Artikel ini hanya "wadah" bagi saya untuk menuangkan kegelisahan dan keresahan saya untuk teman2 seperjuangan di luar sana.
Terkait masalah di atas, harapan saya cuma ada di kebijakan pemerintah Aceh yang mau turut andil mengawasi prosesi pernikahan di Aceh.
Setidaknya pemerintah Aceh mau bersuara dan menetapkan peraturan bahwa serendah2 nya mahar sekian, dan setinggi2 nya mahar sekian. Dan peraturan ini harus berlaku di seluruh wilayah Aceh.
Harapan saya sih begitu ๐
"Gak apa2 zal. Nanti aku cari calon istri dari suku gayo (aceh tengah) atau jawa saja. Mereka itu hitungannya masih gram. 10 gram pun diterima dengan senang hati. Katanya 10 gram pun sudah tinggi. Jujur kalau maharnya 'mayam' aku gak kuat zal."
Tentu respon saya kala itu adalah "setuju!"
Iya dong! Apalagi yang bisa saya jawab? Harga emas naik gila2an, diperparah patokan "mayam" gak turun2 menyesuaikan harga emas sekarang. Iya kan?
Coba kita tarik ulur sebentar.
Dulu di tahun 2010 dengan gaji upah minimum sebesar Rp 1,5 jutaan, kita sudah bisa membeli emas 1 mayam senilai Rp 1,3 jutaan. Singkatnya, satu kali gaji sama dengan 1 mayam emas.
Sekarang hal itu gak bisa terulang lagi.
Saat ini gaji UMP di Aceh sudah berada di kisaran angka Rp 3,932,552,- tapi harga emas 1 mayamnya sudah berada di angka Rp 8,102,000,-
Artinya, saat ini kita butuh 2 kali gajian untuk bisa membeli 1 emas mayam. Itu pun harganya berkali2 lipat karena inflasi.
Rasanya sangat ketimpangan sekali.
Di masa sekarang, menikahi wanita Aceh sudah semakin sulit. Dipersulit lagi apabila dari pihak keluarga wanitanya tidak mau menurunkan patokan mahar menyesuaikan harga emas sekarang yang semakin mahal.
Saya pun yakin, banyak yang sudah sadar kalau kebanyakan pihak keluarga wanita tidak peduli dengan harga emas yang semakin mahal. Pokoknya harus sesuai "pasaran". Kalau normalnya 15 mayam, maka tetap 15 mayam ๐
Mari kita perjelas lagi.
Coba teman2 bayangkan, harga emas 1 mayam hari ini sudah di angka Rp 8,102,000,- sedangkan rata2 mahar gadis Aceh ada di kisaran 10 hingga 15 mayam.
Jika 15 mayam yang dipatok, maka dari pihak pria wajib membeli dan/atau menyediakan emas senilai Rp 121,530,000,-
Harga beli emas senilai Rp 121,530,000,- di atas belum termasuk biaya sewa gedung untuk resepsi pernikahan, dekor pelaminan, beli isi kamar, seserahan (peuneuwoe), katering atau masak sendiri, undangan, tunangan, souvenir, baju pengantin, transportasi, peusijuek, dan lainnya.
Semakin ke sini, semakin berat untuk menikah.
Kasihan teman2 kita yang serius mau menikah tapi dipersulit oleh tingginya mahar dan mahalnya emas. Apalagi kalau alasannya dijadikan tolok ukur "keseriusan" seorang laki2.
AI Google pernah berkata:
Apa Itu Mayam Emas di Aceh?
Pengertian apa itu mayam adalah satuan tradisional berat emas di Aceh, di mana 1 mayam setara dengan 3,33 gram emas murni.
Uniknya masing2 daerah punya karakteristiknya sendiri. Di kota Banda Aceh 1 mayam berarti 3,33 gram emas. Di kota Lhokseumawe hitungannya 3,00 gram emas (dibulatkan).
O iya, nilai mahar pada mayam mengikuti perkembangan harga emas hari ini. Jika harga emas per gram naik maka nilai per mayamnya juga ikut naik.
Kesimpulan
Jadi apa kesimpulan dari artikel ini? TIDAK ADA. Artikel ini hanya "wadah" bagi saya untuk menuangkan kegelisahan dan keresahan saya untuk teman2 seperjuangan di luar sana.
Terkait masalah di atas, harapan saya cuma ada di kebijakan pemerintah Aceh yang mau turut andil mengawasi prosesi pernikahan di Aceh.
Setidaknya pemerintah Aceh mau bersuara dan menetapkan peraturan bahwa serendah2 nya mahar sekian, dan setinggi2 nya mahar sekian. Dan peraturan ini harus berlaku di seluruh wilayah Aceh.
Harapan saya sih begitu ๐



Mas kapan nikahnya? Tahun itu berapa harga emas? ๐
BalasHapusNikah di awal tahun 2024. Karena beli emasnya nyicil dari tahun 2023, harga belinya bervariasi ya. Dari 2,4 juta sampai 3,8 juta per mayam. Rentang kenaikan harga di kala itu naik gila2an di tiap bulannya. Sekarangan makin gila ๐๐
Hapus