Alasan Kenapa Ragu Membeli Mobil Biarpun Bekas
Ceritanya istri saya mau beli mobil bekas sebagai mobil pertamanya. Alhamdulillah ya, sesuatu! ๐
Sebagai suami yang baik saya yakinkan dong! "Yakin mau beli?" karena faktanya ada biaya2 tak terduga selama kita memiliki mobil.
Saya urutkan tuh apa2 saja biaya tak terduga pada mobil serta hal2 yang mesti dipersiapkan, di antaranya:
Oke! Itu baru perkiraan dan perhitungan kalau beli mobil baru.
Bayangin kalau mobil bekas? Tentu lebih "ekstra" lagi! Contoh... memastikan berbagai hal tak terduga lainnya, di antaranya:
Akhirnya istri saya pun ragu ๐
Sebenarnya gak ragu yang gimana2 sih. Uangnya ada kok. Mana profesinya gak kaleng2 lagi. Belinya pun di showroom yang kita kenal pemiliknya.
Mungkin ragunya karena malas di perawatan serta biaya tak terduga yang tiba2 muncul. Ngeri2 sedap beli mobil bekas. Iya kan?
Insya Allah kalau ada rezeki berlebih biar saya saja yang beli. Belinya pun yang baru biar enak dan nyaman dipakai ๐ bismillah ya sayang.
![]() |
| (c) Honda Indonesia |
Sebagai suami yang baik saya yakinkan dong! "Yakin mau beli?" karena faktanya ada biaya2 tak terduga selama kita memiliki mobil.
Apalagi kalau beli mobil bekas!
Saya urutkan tuh apa2 saja biaya tak terduga pada mobil serta hal2 yang mesti dipersiapkan, di antaranya:
- Servis rutin per 5.000 km - 10.000 km
- Pergantian sparepart jika haus atau rusak seperti kampas rem, ban, aki, karet wiper, dll
- Pajak tahunan, plat, dan asuransi (apalagi jika terdapat biaya progresif)
- Bahan bakar bensin
- Saldo tol yang harus terisi
- Biaya cuci mobil
- Uang parkir - meski biayanya terbilang kecil pasti akan "terasa" jika berpindah2 tempat dalam satu waktu
- Punya parkiran, jangan parkir di pinggir jalan meskipun di depan rumah
Oke! Itu baru perkiraan dan perhitungan kalau beli mobil baru.
Bayangin kalau mobil bekas? Tentu lebih "ekstra" lagi! Contoh... memastikan berbagai hal tak terduga lainnya, di antaranya:
- Mobil bekas banjir (korosi/karat): elektrik mobil rawan bermasalah dan bau apek karena jamur
- Kerusakan mekanis tersembunyi
- Resiko bekas tabrakan atau kecelakaan (cacat pada rangka atau sasis)
- Kilometer (odometer) perlu dipastikan asli atau palsu
- Kaki-kaki mobil tidak presisi
- Bodi mobil bekas tabrakan biasanya ditutupi dengan cara didempul
- AC tidak dingin karena kebocoran freon atau kompresor lemah
Akhirnya istri saya pun ragu ๐
Sebenarnya gak ragu yang gimana2 sih. Uangnya ada kok. Mana profesinya gak kaleng2 lagi. Belinya pun di showroom yang kita kenal pemiliknya.
Mungkin ragunya karena malas di perawatan serta biaya tak terduga yang tiba2 muncul. Ngeri2 sedap beli mobil bekas. Iya kan?
Mungkin solusinya bisa menggunakan jasa inspeksi mobil profesional ๐๐
Insya Allah kalau ada rezeki berlebih biar saya saja yang beli. Belinya pun yang baru biar enak dan nyaman dipakai ๐ bismillah ya sayang.


Posting Komentar untuk "Alasan Kenapa Ragu Membeli Mobil Biarpun Bekas"
Silakan tinggalkan komentar teman2 di bawah ini dengan cara login Akun Google, Anonim, atau Nama (URL) ✍️