Cara Aktifkan Ulang Rekening yang Dinonaktifkan oleh Bank BSI
Awal tahun lalu saya pernah memosting artikel tentang cara tarik tunai uang di gerai ATM tanpa kartu ATM.
Tujuan saya buat artikel tsb karena sebenarnya kita gak butuh2 banget yang namanya kartu ATM. Selagi ada ponsel dan koneksi internet kita tetap bisa ambil uang di gerai ATM.
Gak enak dari fitur tarik tunai ini adalah adanya batas penarikan per harinya yakni Rp 1 juta. Gak bisa lebih.
Selain itu apabila hari ini kita ada niat pengambilan Rp 1 juta dengan cara tarik tunai lalu lupa atau nomor tokennya hilang, artinya jatah penarikan uang Rp 1 juta per hari tsb "hangus" begitu saja.
Pokoknya ribet banget.
Awalnya saya enjoy. Gak ada masalah. Tapi makin ke sini kebutuhan saya bisa lebih dari Rp 1 juta pada hari2 tertentu.
Sebab terkendala dengan adanya aturan maksimal tarik tunai tsb, akhirnya mau gak mau saya harus mengaktifkan ulang rekening saya -- sekaligus kartu ATM (yang sudah expired) agar penarikannya bisa lebih dari Rp 1 juta.
Dari sini muncul lah pertanyaan selanjutnya, bagaimana caranya mengaktifkan ulang rekening dan kartu ATM yang sudah dinonaktifkan oleh bank karena tidak pernah digunakan.
O iya, biar gak bingung kronologinya.
Sebenarnya saya dihadapi 2 masalah utama. Pertama, rekening saya ditangguhkan karena gak pernah digunakan. Yang kedua, kartu ATM saya sudah mati karena masa pakainya sudah habis.
Sebenarnya gak susah2 amat atau yang bagaimana. Pokoknya penuhi syarat berikut:
Daftar dan ambil nomor urut untuk pelayanan CS. Sampaikan keluhan dan minta agar rekening diaktifkan ulang.
Cukup dengan 3 dokumen di atas, masalah pun teratasi.
O iya, saya tidak jadi mengaktifkan ulang kartu ATM saya karena jenis kartu yang saya inginkan belum tersedia.
Sempat ditawari untuk beralih ke kartu ATM tertentu dengan biaya Rp 3,000,- per bulannya, tapi saya tolak ๐ saya mintanya yang tidak ada potongan per bulannya.
Alasannya karena rekening yang saya maksud ini mau digunakan sebagai penyimpanan dana tabungan. Setiap gajian, alokasi tabungan pasti akan saya sisihkan ke rekening ini.
Itulah cara mengaktifkan ulang rekening dan kartu ATM yang sudah dinonaktifkan oleh bank karena tidak pernah digunakan.
Tujuan saya buat artikel tsb karena sebenarnya kita gak butuh2 banget yang namanya kartu ATM. Selagi ada ponsel dan koneksi internet kita tetap bisa ambil uang di gerai ATM.
Apalagi bagi sebagian orang (termasuk saya) paling malas pegang kartu ATM. Soalnya rawan tertinggal, hilang, dan "tertelan" di mesin ATM.
Gak enak dari fitur tarik tunai ini adalah adanya batas penarikan per harinya yakni Rp 1 juta. Gak bisa lebih.
Selain itu apabila hari ini kita ada niat pengambilan Rp 1 juta dengan cara tarik tunai lalu lupa atau nomor tokennya hilang, artinya jatah penarikan uang Rp 1 juta per hari tsb "hangus" begitu saja.
Pokoknya ribet banget.
Awalnya saya enjoy. Gak ada masalah. Tapi makin ke sini kebutuhan saya bisa lebih dari Rp 1 juta pada hari2 tertentu.
Sebab terkendala dengan adanya aturan maksimal tarik tunai tsb, akhirnya mau gak mau saya harus mengaktifkan ulang rekening saya -- sekaligus kartu ATM (yang sudah expired) agar penarikannya bisa lebih dari Rp 1 juta.
Sekali tarik Rp 2,5 juta. Total penarikan per harinya Rp 5 juta.
Dari sini muncul lah pertanyaan selanjutnya, bagaimana caranya mengaktifkan ulang rekening dan kartu ATM yang sudah dinonaktifkan oleh bank karena tidak pernah digunakan.
Masalah Utama
O iya, biar gak bingung kronologinya.
Sebenarnya saya dihadapi 2 masalah utama. Pertama, rekening saya ditangguhkan karena gak pernah digunakan. Yang kedua, kartu ATM saya sudah mati karena masa pakainya sudah habis.
Cara Aktifkan Ulang Rekening & Kartu ATM yang Dinonaktifkan oleh Bank
Sebenarnya gak susah2 amat atau yang bagaimana. Pokoknya penuhi syarat berikut:
- KTP
- Kartu ATM yang sudah kadaluarsa
- Buku tabungan
Daftar dan ambil nomor urut untuk pelayanan CS. Sampaikan keluhan dan minta agar rekening diaktifkan ulang.
Cukup dengan 3 dokumen di atas, masalah pun teratasi.
O iya, saya tidak jadi mengaktifkan ulang kartu ATM saya karena jenis kartu yang saya inginkan belum tersedia.
Sempat ditawari untuk beralih ke kartu ATM tertentu dengan biaya Rp 3,000,- per bulannya, tapi saya tolak ๐ saya mintanya yang tidak ada potongan per bulannya.
Alasannya karena rekening yang saya maksud ini mau digunakan sebagai penyimpanan dana tabungan. Setiap gajian, alokasi tabungan pasti akan saya sisihkan ke rekening ini.
Itulah cara mengaktifkan ulang rekening dan kartu ATM yang sudah dinonaktifkan oleh bank karena tidak pernah digunakan.


Posting Komentar untuk "Cara Aktifkan Ulang Rekening yang Dinonaktifkan oleh Bank BSI"
Silakan komentar dengan cara login: (1.) akun google, (2.) anonim, atau (3.) nama (url). Terima kasih!