Blog Saya Dihapus Google karena Malware dan Konten Berbahaya

Blog Saya Dihapus Google karena Malware dan Konten Berbahaya

Pada tanggal 5 agustus 2026 kemarin saya mendapatkan email dari blogger.com kalau beberapa blog saya dihapus oleh Google.

Salah satunya adalah blog ini, blog yang sedang teman2 kunjungi sekarang ini.

Blog Saya Dihapus Google karena Malware dan Konten Berbahaya

Alasan kenapa blog tsb dihapus oleh Google karena blog tsb "didakwa" menyajikan konten yang mengandung malware dan konten berbahaya.

Setelah email tsb saya telusuri, ternyata 20 jam kemudian blog ini dan beberapa blog lainnya dipulihkan oleh blogger.com setelah dilakukan evaluasi berdasarkan pedoman komunitas blogger.

Blog Saya Dihapus Google karena Malware dan Konten Berbahaya

Blokir Massal Blog di Blogger


Setelah blogwalking tipis2 ๐Ÿ˜ akhirnya saya jadi tahu kenapa Google melakukan blokir massal blog di blogger.com.

Saya sangka cuma blog saya yang dibanned Google. Tahunya dirasakan juga oleh semua blog blogger.com di muka bumi.

Teman2 pakai template blogger gratis? Coba lihat permalink di bagian hak cipta (credit link), biasanya terletak di footer tampilan blog.

Biang keroknya adalah permalink tsb.

Permalink tsb dibuat dengan skrip enkripsi terkait perlindungan hak cipta template blogger gratis. Contoh, jika permalink tsb dihapus maka blog akan bermasalah (error).

Dasar masalahnya adalah skrip tsb ditandai sebagai kode berbahaya yang disamarkan oleh algoritma Google. Padahal skrip enkripsi tsb sama sekali gak mengganggu penggunanya.

Blog teman2 yang ada dihapus juga?
Momen Ketika Abi & Umi Berubah Jadi Papa & Mama

Momen Ketika Abi & Umi Berubah Jadi Papa & Mama

Dari awal Omar masih di dalam kandungan, saya dan istri sudah seia sekata kalau panggilan kami sebagai orang tua adalah abi dan umi.

Momen Ketika Abi & Umi Berubah Jadi Papa & Mama

Kearab2an? Iya. Alasannya karena saya keturunan arab. Tentu, sekaligus sebagai dorongan dan motivasi agar saya dan istri semakin semangat dalam beribadah.

Karena menurut pikiran pendek saya, panggilan abi dan umi merupakan panggilan bagi kedua orang tua yang selalu melaksanakan shalat 5 waktu ๐Ÿ˜

Dari umur 0 hari sampai 7 bulan, kami memanggil diri kami sebagai abi dan umi. Gak pernah berubah.

"Nak, abi pulang nak!" begitu ucapan istri semisal saya baru pulang kerja. Begitu pun kalau ngobrol bertiga bareng anak, "umi gendong adek bentar mi... abi mau kerjain sesuatu."

Dan, kejadian lucu itu pun terjadi.

Seingatnya kejadian tsb terjadi ketika Omar berumur 7 bulan. Siang hari. Rewel. Ngantuk minta dikelon. Sembari nangis: "mama, mama..."

Jujur saya dan istri kaget, saling tatap2an. Dengan keyakinan 100% saya katakan pada istri: "mulai hari ini panggilan kita papa mama, gak lagi abi dan umi."

Istri pun langsung sepakat meski awalnya terheran2 ๐Ÿ˜

Pada hari itu juga, kami infokan ke seluruh keluarga kalau panggilan kami sudah berubah menjadi papa dan mama. Gak lagi abi dan umi. Gak lupa, kami ceritakan juga kronologinya yang mengundang tawa ๐Ÿ˜

Hingga pada akhirnya saya sadar.

Kalau dipikir2, panggilan abi dan umi kayaknya berat banget. Selain "harus" salat 5 waktu, juga gak boleh melakukan dosa sedikit pun, sekecil apa pun.

Murni orang yang bertaqwa 100% semata2 karena Allah. Ibarat orang yang sudah di level tasawuf.

Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Omar sudah tahu mana papa dan mamanya. "Papa pulang, papa pulang!" lirikannya langsung ke pintu rumah.

Sungguh, salah satu momen terindah di dalam hidup saya. #MasyaAllahTabarakallah
Cara Buat KTP Bayi, BPJS Anak, dan Tambah Nama Anak ke KK

Cara Buat KTP Bayi, BPJS Anak, dan Tambah Nama Anak ke KK

Sejak jadi seorang ayah, banyak hal2 baru yang saya pelajari dan tekuni. Semua itu saya lakukan demi anak saya.

Terlebih saya gak mau dianggap sebagai suami yang patriarki ๐Ÿ™

Buat susu, kasih susu, jaga anak, begadang, tidurin anak, bawa jalan2, dan lainnya adalah beberapa kegiatan yang sering saya lakukan untuk anak saya.

Tapi jauh sebelum di momen itu, ada 1 kewajiban yang harus saya lakukan yakni mengurus dokumen anak saya pasca kelahirannya.

Ada satu momen yang menurut saya lumayan menarik. Faktanya bayi yang baru lahir bisa dibuatkan kartu tanda pengenal.

Awalnya saya gak tahu. Bisa tahu karena istri yang kasih tahu, itu pun sumbernya dari video tiktok ๐Ÿ˜‚

Atau memang sudah wajib ada dan diatur oleh negara? Saya gak tahu.

Jika yang biasanya dipakai oleh orang dewasa adalah kartu tanda penduduk (KTP), maka bayi bisa dibuatkan kartu identitas anak (KIA).

Cara Buat KTP Bayi, BPJS Anak, dan Tambah Nama Anak ke KK

Mana warnanya pink lagi, lucu banget! ๐Ÿ˜

Begitu lahir, saya kira cukup mengurus akte kelahiran di kantor catatan sipil lalu bisa pulang ke rumah.

Ternyata gak segampang itu sodara2 ku.

Dipanggil ke Ruang Administrasi RS


Setelah istri saya melahirkan, saya dipanggil oleh perawat ke ruang administrasi.

Dari obrolan saya dengan pihak rumah sakit, katanya ada formulir yang harus diisi. Formulir ini berkaitan langsung dengan akte kelahiran anak saya dan keanggotaan BPJS saya selaku kepala rumah tangga.

Apakah berkasnya siap di hari itu juga? Ya, dong! Setelahnya saya cuma diberi 2 lembar dokumen yang harus saya antarkan dulu ke kantor catatan sipil (capil).

O iya, anak saya lahir di hari sabtu, di mana hari tsb adalah hari libur kantor pemerintahan. Karena hal ini, terpaksa dokumen tsb saya urus di hari senin.

Pergi ke Kantor Catatan Sipil (Capil)


Hari senin, pagi hari, sesampainya di kantor capil, saya langsung ambil nomor antrian.

Begitu giliran saya, dokumen yang "diamanahkan" oleh rumah sakit langsung saya serahkan ke pegawai capil yang mengurus.

Dari obrolan saya dengan petugas capil, katanya nama anak saya akan ditambahkan ke kartu keluarga (KK) di hari itu juga.

O iya, pengurusan dokumen ini gak lama. Cuma lama di antrian. Terkait pengurusannya cuma makan waktu 20 menit. Setelahnya saya balik lagi ke rumah sakit.

Oke, Kita Balik ke Rumah Sakit


Begitu sampai di rumah sakit, dokumen tsb langsung saya serahkan ke pihak administrasi RS.

Setelah dicek alhamdulillah dokumennya lengkap, gak kekurangan satu apa pun.

Seingatnya, arahan dari administrasi RS sih berkas2 anak saya SIAP dan bisa diambil di hari itu juga. Tunggu dipanggil ke ruang administrasi. Dan benar dong! Berkas2 anak saya siap di hari itu juga. Tepat di hari senin.

Saya lihat nama anak saya sudah diurus untuk dimasukkan ke peserta/anggota BPJS saya. Namanya pun sudah masuk ke kartu keluarga (KK) saya.

Alhamdulillah.

Berapa Lama Proses Buat KIA dan Tambah Nama di KK?


Dari cerita dan pengalaman saya di atas, harusnya bisa siap di hari itu juga. Alasan kenapa pengurusan berkas anak saya bisa lama karena bentrok dengan hari libur (sabtu, dan minggu).

Pokoknya saya mendapatkan:

  • Kartu identitas anak (KIA)
  • Nama anak sudah masuk ke kartu keluarga (KK) saya
  • Anak saya sudah resmi menjadi anggota BPJS aktif atas nama saya

Kenapa Prosesnya Terbilang Cepat?


Sebenarnya ada 1 sebab kenapa proses ini terbilang cepat. Jawabannya: karena rumah sakit (RS) mau menolong.

Dari yang saya baca2 di komentar instagram.com dan tiktok.com, gak semua RS mau membantu dan memudahkan pasiennya.

Apakah yang saya alami ini merupakan bagian dari "after sales" dari pihak rumah sakit untuk pasiennya? Bisa jadi loh ๐Ÿ˜

Pesan Saya untuk Papa Muda


Untuk papa2 muda yang baru dikaruniai seorang anak, saran saya sih berkas anaknya cepat2 diurus.

Hari sial gak ada di dalam kalender.

Demi Allah ketika artikel ini diketik, saya masih gak nyangka kalau status saya sudah menjadi seorang bapak. Masya allah tabarakallah.
Profesi yang Cocok untuk Anak TKJ

Profesi yang Cocok untuk Anak TKJ

Andai lah saya tanya, "profesi (pekerjaan) apa yang cocok bagi lulusan TKJ setelah lulus sekolah nanti?"

Kira2 bakal jawab apa?

Profesi yang Cocok untuk Anak TKJ

Bekerja di perkantoran kah? Atau teknisi yang bisa memperbaiki komputer atau laptop rusak, mungkin? Pasti jawabannya yang berhubungan langsung dengan komputer atau laptop.

Profesi yang Cocok untuk Anak TKJ


Jujur, kalau dipikir2 secara realistis dan/atau rasional, jawabannya cuma satu yakni buka bisnis usaha jual beli komputer (PC) dan laptop.

Terus dilengkapi dengan peralatan pendukung seperti meja laptop, flashdisk, kursi gaming, penyimpanan (storage) eksternal, tas laptop, dll.

Bila perlu, buka juga layanan dan jasa servis seperti perbaikan kerusakan atau install ulang.

Jujur, gak ada profesi lain yang bisa diharapkan selain dari pada "di atas".

Ceritanya akan berbeda apabila teman2 kuliah terlebih dahulu untuk mendapatkan gelar S1. Jika S1 sudah di tangan, saya jamin peluang pekerjaannya akan jauh lebih besar.

O iya, saya juga mau bilang! Buka bisnis usaha jual beli komputer (PC) dan laptop itu butuh modal yang sangat besar. Rp 100 juta? Gak akan cukup!

Kalau kerja di tempat usaha orang? Cukup menarik bagi adik2 yang baru saja lulus ๐Ÿ˜๐Ÿ‘ Gajinya? Tergantung seberapa ramai pelanggan dan apa kerusakannya.

Jika hasil pekerjaan adik2 memuaskan, pasti pelanggan akan balik lagi. Pelanggan baru pun pasti berdatangan.
Cerita Ketika Gempa Bumi & Tsunami 2004 di Aceh (Kisah Nyata)

Cerita Ketika Gempa Bumi & Tsunami 2004 di Aceh (Kisah Nyata)

Selayaknya anak kecil (kelas 4 sd) umumnya, apalagi saat itu hari minggu pagi, kegiatan saya gak jauh2 dari yang namanya nonton kartun di tv atau bermain dengan anak2 sebaya saya.

Tapi hari itu saya lebih memilih bermain playstation (PS1) sendirian di dalam kamar.

Cerita Ketika Gempa Bumi & Tsunami 2004 di Aceh (Kisah Nyata)

Hari itu, 26 desember 2004, tepat pada pukul 08:15 WIB, kami yang berada di lantai atas dibuat terkejut oleh teriakan ibu saya dari lantai satu.

"Turun! Heiiii..... Gempa! Turun semua!"

Saya yang kala itu panik langsung lempar stik playstation. Dari anak tangga pertama langsung lompat ke anak tangga terakhir. Gak kayak biasanya satu per satu langkah. Sepanik itu.

Ingat betul, saat itu saya sempat melihat lampu gantung ruang makan sudah bergoncang hebat.

"Ya Allah, apa ini..."

Sesampainya di teras, saya lihat ibu dan kakak2 saya sudah berdiri di seberang rumah; sedangkan almarhum ayah duduk tenang di samping rumah seolah2 gak terjadi apa2.

Tapi saya yakin ada perasaan takut di hatinya tapi tidak ditampakkan ๐Ÿ˜”

Karena situasi semakin mencekam dan menakutkan, akhirnya saya susul ibu dan kakak2 saya di seberang rumah.

Ibu dan kakak2 saya terus berdoa, tahlil, dan tahmid agar diberikan keselamatan. Tentu saya pun ikut melantukan ayat2 Al-Qur'an.

Apalagi yang bisa diucapkan selain memohon pertolongan dan keselamatan dari Allah?

Wallahi mulut kering, kehausan, sampai saya "udahan" karena kebanyakan berdoa. Karena sadar dan lelahnya berdoa, saya sempat menghayati seberapa kuat goyangan dan getarannya.

Suara Tanah "Grok" dan Berayun-Ayun


Saya ingat tapi gak bisa mendeskripsikannya. Yang jelas tanah yang kami pijaki saat itu mengeluarkan suara "grok-grok".

Kami semua berayun2 ke depan, ke belakang, ke kanan, dan ke kiri. Kadang pelan, kadang seperti ditolak yang membuat kami hampir terjatuh.

Adzan Terdengar dari Masjid


Ketika gempa sedang berlangsung, ada orang yang melantunkan adzan dari masjid. Jujur saya gak nyangka ada yang mengumandangkan adzan di masjid.

Mungkin orang berpikir kalau adzan bisa bikin tenang. Tapi enggak! Waktu itu saya semakin ketakutan.

Kenapa tiba2 adzan? Pas gempa lagi. Iya kan? Wallahu'alam barangkali ada teman2 yang bisa menjelaskannya di kolom komentar ๐Ÿ™

Gempa Terasa Selama 12 hingga 15 Menit


Para pembaca harus tahu. Gempa yang dirasakan lebih dari 10 menit. Pun ramai tetangga yang sepakat soal ini.

Soalnya ketika gempa terjadi, saya sendiri sempat bingung kenapa gak berhenti2.

Situasi Agak Tenang, Masuk ke Rumah


Begitu gempa selesai, gak semua orang berani masuk ke rumahnya untuk sementara waktu. Alasannya takut gempa susulan. Juga takut kalau tiba2 rumahnya roboh.

Teman2 perlu tahu, waktu gempa terjadi, saya keluar rumah tanpa baju dan celana. Cuma pakai kolor #TolongJanganDibayangkan... ๐Ÿ˜

Gak ada persiapan sama sekali. Toh terjadi begitu saja. Dalam keadaan panik langsung lari ke luar rumah.

Saya yang cuma pakai kolor, malu dong! Terpaksa saya masuk ke rumah terus naik ke lantai 2. Buru2 pakai baju dan celana, langsung keluar rumah lagi.

O iya, kebetulan rumah saya bangunan 3 lantai. Begitu kami masuk ke rumah, yang pertama kali dicek saat itu adalah dinding rumah. Takutnya ada yang retak. Takutnya tiba2 roboh.

Alhamdulillah aman. Gak terjadi apa2. Padahal gempanya berkekuatan 9,1 sampai 9,3 skala richter (SR).

Saya dan Alm Ayah ke Pinggir Laut


Waktu itu almarhum ayah saya ajakin saya jalan2 keliling kampung untuk lihat situasi dan kondisi pasca gempa.

Fyi teman2, rumah saya gak jauh dari bibir pantai. Mungkin sekitar 200 meter.

Gak tahu kenapa, almarhum ayah saya mengajak saya ke arah pinggir laut yang padat penduduk.

Wallahi gak ada yang aneh saat itu. Yang terlihat cuma orang2 yang masih panik dan syok, yang masih berada di depan rumahnya.

Air Laut Surut, Menjauhi Bibir Pantai


Sesampainya di rumah, semuanya tampak seperti biasanya. Gak terjadi apa2.

Sampai lah di suatu momen, orang2 di pinggiran laut teriak2 sambil mengangkut perabot rumahnya kalau air laut surut (menjauhi bibir pantai).

Surutnya begitu jauh, sampai2 banyak ikan yang tergeletak bebas dan bisa diambil oleh siapa saja.

Almarhum ayah saya dengan keponya yang luar biasa, pergi ke laut. Saya minta ikut tapi gak dibolehin. Alasannya karena saya gak bisa berenang. Iya sih, tapi itu dulu. Sekarang sudah bisa! ๐Ÿ˜

Begitu alm ayah balik ke rumah, informasi tsb memang benar2 terjadi. Katanya air yang surut tsb kembali lagi ke bibir pantai dengan cukup cepat. Air laut yang balik pun berwarna hitam, kotor, seperti air comberan.

Gak ada yang tahu kenapa...

Laporan dari Metro TV: Banda Aceh Diterjang Tsunami


Saya kurang ingat persisnya.

Mungkin hampir 2 jam setelah gempa, tetangga kami pada heboh katanya kota banda aceh sudah tenggelam karena diterjang air laut.

"Coba buka tv, metro tv! Banda aceh tenggelam. Cepat, cepat!" - ibu saya.

Benar saja dong! Banda aceh diterjang tsunami yang sangat dahsyat. Airnya hitam, berlumpur, dan tak terbendung. Suatu kejadian yang gak pernah terbayangkan sebelumnya.

Kami Tidak Tahu Apa Itu Tsunami


Waktu itu kami gak tahu apa itu tsunami. Baru lah tahu kalau setelah gempa berkekuatan besar, ada kemungkinan terjadinya tsunami.

Asumsi saya, itulah yang menyebabkan kenapa banyak orang yang meninggal di aceh pasca gempa dan tsunami.

Mungkin di pikiran masyarakat kala itu, setelah gempa ya sudah. Gak akan terjadi apa2. Gak ada persiapan sama sekali untuk "menyambut" tsunami. Gak ada yang buru2 pergi ke dataran yang lebih tinggi. Gak ada yang panik juga setelah gempa.

Buktinya orang2 kembali ke aktifitasnya masing2 -- meski masih syok dan ketakutan. Saya dan almarhum ayah pun sempat2nya pergi ke pinggir laut hanya untuk jalan2.

Padahal tsunami sudah mengintai pesisir pantai, hanya tinggal menghitung jam.

Pinggiran Kota Kena Dampak Tsunami


Waktu bencana tsb terjadi, saya sedang berada di kota lhokseumawe. Omong2 saya memang domisili di kota ini.

Kota ini cuma pulau kecil yang hanya bisa diakses dari 2 jembatan, cunda dan loskala. Fyi kota ini berada di pinggir pantai.

Cerita Ketika Gempa Bumi & Tsunami 2004 di Aceh (Kisah Nyata)

Jika gempa dan tsunami menghantam kota ini, saya pastikan seluruhnya tamat riwayat.

Alhamdulillah, hanya sebagian yang terkena. Saya ingat, di kampung sebelah airnya naik ke jalanan. Di kampung pusong lama (kalau teman2 tahu), sebagian besarnya rata dengan tanah. Saya lihat langsung waktu jalan2 dengan almarhum ayah saya.

Presiden: Status Bencana Nasional


Alhamdulillah presiden indonesia kala itu yakni bapak susilo bambang yudhoyono (sby) segera menetapkan status bencana nasional dengan apa yang terjadi di aceh.

Jujur, suatu hal yang patut disyukuri sekali.

Soalnya kerusakannya sangat parah. Ratusan ribu orang meninggal, kemiskinan melonjak drastis karena lumpuhnya perputaran ekonomi, trauma psikologis, fasilitas kesehatan hancur, penyakit menular, dan ratusan ribu warga kehilangan tempat tinggal.

Setelah presiden mengeluarkan status bencana nasional, alhamdulillah bantuan terus2an masuk ke aceh.

Seingatnya, bapak presiden pun langsung terbang di hari pertama bencana, dari papua ke aceh untuk melihat langsung situasi dan kondisi terkini.

Solidaritas Global


Begitu statusnya ditetapkan ke bencana nasional, banyak organisasi kemanusiaan asing yang datang ke aceh.

Yang paling saya ingat adalah organisasi WHO dan UNICEF. O iya, kalau gak salah juga UNESCO juga ikut membantu.

Yang menariknya gajah pun didatangkan dari luar daerah. Tujuannya untuk membersihkan puing2 bekas tsunami. Momen ini saya saksikan langsung pada tahun kedua pasca tsunami di kota banda aceh.

O iya! Saya dan teman2 sekolah saya mendapatkan tas warna biru dari UNICEF loh! Kami juga mendapatkan roti, bentuknya seperti regal (bulat). Duh, kerasnya gak main2 ๐Ÿ˜ Mungkin roti khusus untuk tentara kali ya. Tapi enak banget kalau diseduh dengan milo susu ๐Ÿ˜

Trauma yang Sulit Disembuhkan


Saya gak tahu apa yang dirasakan oleh orang2, tapi bagi saya pribadi saya masih merasakan trauma yang cukup mendalam.

Sampai saat ini saya masih takut kalau lihat laut. Sudah berapa kali saya datang main2 ke pantai lampuuk (banda aceh), selama itu juga saya masih merasakan ketakutan. Rasanya pengen cepat2 pulang.

O iya, setelah tsunami 2004, saya tidak pernah mandi laut lagi. Padahal jarak laut dengan rumah saya cuma 200 meter. Sebegitunya.
3 Font 'hidden gem' (Underrated) di Google Fonts, Coba Deh!

3 Font 'hidden gem' (Underrated) di Google Fonts, Coba Deh!

Gak banyak yang tahu (...dan gak penting juga ๐Ÿ˜) kalau saya lebih sering meluangkan waktu hanya untuk "oprek" template blogger dari pada tulis artikel di blog ๐Ÿ˜

Mulai dari tipografi, ukuran tema blog, warna tampilan, ubah gambar nama/judul blog, dan banyak lagi.

Sebenarnya, atas kesadaran diri sendiri, alasannya tuh karena saya gampang bosan. Gak betah kalau itu2 terus.

Singkatnya, harus ada perubahan meski pun kecil. Terus, biar makin semangat tulis artikel di blog -- meski pada akhirnya tetap jarang posting artikel terbaru ๐Ÿ‘๐Ÿ˜”

Fyi... bagian yang paling sering saya oprek tuh tipografi, yang bersumber langsung dari Google Fonts.

3 Font 'hidden gem' (Underrated) di Google Fonts


Ceritanya, secara gak sengaja, saya menemukan 3 buah tipografi underrated: berkualitas tinggi tapi kurang populer.

Coba teman2 cek! Jika perlu, langsung pasang saja di blog. Sudah saya sertakan kodenya.

LINE Seed JP


3 Font 'hidden gem' (Underrated) di Google Fonts, Coba Deh!

1. Pasang kode di bawah ini, di atas kode </body>

    <script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function loadCSS(e, t, n) { "use strict"; var i = window.document.createElement("link"); var o = t || window.document.getElementsByTagName("script")[0]; i.rel = "stylesheet"; i.href = e; i.media = "only x"; o.parentNode.insertBefore(i, o); setTimeout(function () { i.media = n || "all" }) }
loadCSS("https://fonts.googleapis.com/css?family=LINE+Seed+JP:400,700")
//]]>
</script>

2. Cari kode .post-body atau .post atau .body atau main-wrapper atau body,.body-fauxcolumn-outer

3. Ubah atau ganti font yang sudah ada dengan font di bawah ini:

font-family: "LINE Seed JP", sans-serif;

Bpmf Iansui


3 Font 'hidden gem' (Underrated) di Google Fonts, Coba Deh!

1. Pasang kode di bawah ini, di atas kode </body>
    <script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function loadCSS(e, t, n) { "use strict"; var i = window.document.createElement("link"); var o = t || window.document.getElementsByTagName("script")[0]; i.rel = "stylesheet"; i.href = e; i.media = "only x"; o.parentNode.insertBefore(i, o); setTimeout(function () { i.media = n || "all" }) }
loadCSS("https://fonts.googleapis.com/css?family=Bpmf+Iansui:400,700")
//]]>
</script>

2. Cari kode .post-body atau .post atau .body atau main-wrapper atau body,.body-fauxcolumn-outer

3. Ubah atau ganti font yang sudah ada dengan font di bawah ini:

font-family: "Bpmf Iansui", cursive;

Bricolage Grotesque


3 Font 'hidden gem' (Underrated) di Google Fonts, Coba Deh!

1. Pasang kode di bawah ini, di atas kode </body>

    <script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function loadCSS(e, t, n) { "use strict"; var i = window.document.createElement("link"); var o = t || window.document.getElementsByTagName("script")[0]; i.rel = "stylesheet"; i.href = e; i.media = "only x"; o.parentNode.insertBefore(i, o); setTimeout(function () { i.media = n || "all" }) }
loadCSS("https://fonts.googleapis.com/css?family=Bricolage+Grotesque:400,700")
//]]>
</script>

2. Cari kode .post-body atau .post atau .body atau main-wrapper atau body,.body-fauxcolumn-outer

3. Ubah atau ganti font yang sudah ada dengan font di bawah ini:

font-family: "Bricolage Grotesque", sans-serif;

Itulah cerita malam ini ๐Ÿ‘ Setuju gak sih kalau ketiganya saya sebut "underrated"? Atau teman2 punya temuan yang lebih baik?